Bila ada kapal perang jenis korvet yang dikategorikan sebagai fregat oleh Jane’s Fighting Ship, itu adalah kapal perang fatahilah class. Kapal perang itu adalah KRI FATAHILAH-361, KRI MALAHYATI-362 yang masuk dalam Koarmabar dan KRI NALA-363 yang masuk dalam koarmatim.
Dikatakan korvet karena dari segi dimensi lebih kecil dari fregat, tapi bila melihat persenjataan yang dibawa, bisa jadi geleng kepala. Paling mudah lihat meriam utama dibagian haluan, yakni satu L46 Bofors kaliber 120mm. padahal Sigma aja masih pake meriam Otomelara 76mm.
Dibagian depan juga terdapat 2 tabung peluncur roket anti kapal selam dengan sistem pengarah dan hidrolik erika atau nelli, roket ini mampu menembak sasaran pada jarak lebih dari 1,5 km dengan bobot bahan peledak 80-129kg. KRI MALAHYATI paling tidak dilengkapi 54 roket ini.
Kri fatahilah saat menembakan roket
Dibagian belakang terdapat 1 meriam L20 kaliber 40mm dan dua kanon kaliber 20mm(kecuali di KRI Nala, baggian belakang dijadikan anjungan helikopter). Kapal ini juga dilengkapi 4 rudal permukaan ke permukaan MM.38 exocet dengan kecepatan tembak mach 1 dan jarak jangkau 42km.
KRI Nala Saat menembakan rudal exocet
Lalu ada 6 tabung torpedo MK.44 antikapal selam jarak pendek dan 6 tabung torpedo A-244 anti kapal selam untuk jarak jauh. untuk pertahanan kapal ini dilengkapi dua unit Chaff Mark 4.
Pada bagian kelompok sensor, kapal ini dilengkapi radar udara DA-5, S-bond, low pulse 2600, lalu ada radar senjata WM-28, X-band, dengan jarak deteksibmakswimal 32 mil.
SUMBER: MAJALAH ANGKASA EDISI KOLEKSI “KAPAL PERANG INDONESIA”, KASKU.US










